Format CV Menarik dan Professional
Format CV Menarik dan Professional. (Sumber:Photo Credit: EersteWerkgever.nl via Compfight cc)
Tampilkan keunikan dan keunggulan kemampuan personal kamu. CV kamu harus mampu merepresentasikan kompetensi, pengalaman, dan gaya presentasi diri kamu. Profesional yang dimaksudkan di sini tak harus bersifat formal dan membosankan, melainkan kamu harus membuat diri kamu tampil semenarik mungkin pada CV yang kamu buat.
Singkat dan Padat
Kayaknya, mending CV harus singkat dan padat aja deh. (Sumber: hotneukpophj)
Jangan terlalu banyak membuang halaman, CV sebaiknya dibuat singkat dan padat. Agar pembaca tidak bosan, panjang CV disarankan maksimal dua halaman.
advertisement
Data Diri Lengkap
Data Diri Lengkap. (Sumber: baike.m.sogou)
Cantumkan alamat profesional kamu, termasuk nomor handphone dan e-mail untuk korespondensi. Pastikan email kamu bukan nunaCh4nti9ue89@yahoo.com yah! Pastikan juga semua data komunikasi yang kamu isikan, dapat dihubungi kapan saja oleh penerima CV. Di dunia professional, seseorang bisa dikatakan “professional” atau “tidak professional” hanya dengan menilai apakah ia sanggup mengangkat telepon kapan pun dibutuhkan.
Bertujuan Jelas
“Ih, CV apaan nih?!” (Sumber:Photo Credit: Alan Cleaver via Compfight cc)
Tuliskan jabatan yang dituju, sesuai kode yang perusahaan berikan, jika ada. Serta utarakan kenapa kamu memilih perusahaan tersebut. Pastikan kamu melamar pada perusahaan yang pekerjaannya sesuai dengan passion kamu, atau setidaknya kamu menyukainya. Jika tidak, sebaiknya tidak usah melamar. Setiap perusahaan mencari pegawai yang mencintai apa yang dikerjakannya dan mengerjakan apa yang dicintainya.
Pendidikan, Pelatihan, Prestasi
kasih tau, apa aja prestasi kamu. (Sumber: flickr)
Dalam kualifikasi, beri penekanan pendidikan atau pelatihan yang pernah kamu ikuti. Cantumkan penugasan, proyek individu, proyek kelompok, presentasi, nilai, prestasi yang pernah diraih, apa pun yang membuat kamu menonjol dan relevan dengan posisi yang diincar. Proporsi pencantuman antara tugas dan prestasi, perlu seimbang.
Pengalaman
Pernah jadi volunteer? masukin aja. (Sumber: di sini)
Cantumkan pengalaman kerja bermakna yang pernah kamu jalani, baik secara profesional maupun sukarela, yang relevan. Termasuk kerja sukarela, penempatan saat Praktek Kerja Lapangan berkaitan dengan mata kuliah yang kamu ambil.
Kemampuan Khusus
Kemampuan khusus. (Sumber: allianceabroad)
Jelaskan pula kemampuan khusus apa yang kamu miliki dan kamu sangat skill-able dalam bidang itu. Misal: kepemimpinan, time management, project management, social media, design, photography, dan lainnya.
Referensi
Berikan referensi. (Sumber:Photo Credit: T-Oh! & Matt via Compfight cc)
Jika ada pihak tertentu yang merekomendasikan perusahaan tempat kamu akan bekerja, cantumkan nama pihak pemberi referensi yang bisa menambah kredibilitas kamu. Bisa tokoh di bidang kreatif, mentor saat bekerja sebelumnya, dosen pembimbing, atau seseorang yang memiliki reputasi baik di bidang yang dilamar dan pastikan orang atau institusi yang merekomendasikan kamu telah mengenal pribadi kamu dengan baik sebelumnya. Mintalah izin terlebih dahulu pada pihak pemberi referensi, bahwa nama mereka kamu sertakan, dan kirim update CV terakhir kamu ke alamat pemberi referensi sebagai backup data kamu saat dihubungi pihak perekrut.
Bila kamu berminat memasuki perusahaan yang bergerak di industri kreatif, seperti agensi periklanan atau studio film, buatlah CV kamu terlihat atraktif, “menjual”, dan efektif dengan merancang CV kamu secara visual dan “berbeda” dari CV pada umumnya. Berikut di bawah ini adalah beberapa CV yang menarik dan atraktif secara konten dan visual :
(Sumber: di sini)
(Sumber: di sini)
Apa? Nggak cukup dengan contoh CV keren di atas? Tenang! Kami punya referensi lainnya, nih. Kamu bisa cek ke laman theultralinx ini. Semoga dapat pencerahan, ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar